"Aku menyintaimu kerana agama yang ada padamu, jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu" IMAM NAWAWI….
FREE PALESTINE

Selasa, 14 Disember 2010

tekadku


semakin dewasa, semakin la banyak kesakitan dan kepahitan yang harus ditempuh, hingga kadang-kadang aku hampir berputus asa. Namun, rahmat Allah iaitu kekuatan yang selalu ku mohon dalam setiap titipan doa menjadi perisai agar kuat semula. lemahnya diri hambamu ini ya Allah, terasa kerdil berbanding yang lain. Aku ingin bahagiakan orang yang aku sayang, tapi sebesar manalah kudrat yang ada sebab setiap manusia ada keterbatasan.

maal hijrah yang bru melepasi 6 hari, tiba-tiba aku ingin membulat tekadku. banyak prioritiku yang selama ini aku tak ambil berat sangat pun antaranya pasal siapa yang perlu kucintai bila tak pernah set siapa yang kita perlu cintai, syaitan mudah la melalaikan agar mencintai sesuatu yang tak pasti dan melekakan. aku ingin mengapai cinta Allah, cinta Rasulullah, cinta mak dan ayah, cinta pada ilmu, cinta pada kedamaian, cinta pada kesabaran cinta pada keikhlasan, lebih tepat cinta pada suatu yang berbentuk mahmudah.


Aku tahu sebagai manusia seperti aku yang jahil bab agama, cinta yang kusebut tadi amat susah untukku capai, bak kata sahabatku siti husna 'kita perlu mujahadah'. tapi sebagai permulaan, seperti mana sabda nabi junjungan SAW:
Dari Umar bin Khathab Ra. berkata : "Aku telah mendengar rasulullah saw.bersabda : Sesunggunya segala amalan itu tergantung pada niatnya. dan sesungguhnya bagi setiap orang apa yang ia niatkan. Maka barang siapa yang hijrahnya karena Allah dan rasulNya, ia akan sampai pada Allah dan RasulNya.dan barang siapa hijrahnya menuju dunia yang akan di perolehnya atau menuju wanita yang akan dinikahinya, ia akan mendapatkan apa yang dituju. (HR : Bukhari & Muslim).

bila dah niat, nak buat amal memang susah tapi dengan keikhlasan dan kesabaran melakukanya insyaAllah, Allah akan membantu. tapi dalam mencari keikhlasan, jangan kita buat sesuatu kerana INGIN DIPUJI DAN BUKAN PULA TAKUT DIKEJI ATAU DIBENCI, biar Allah yang menilai niat kita.

Dari Abu Hurairoh RA. Berkata : Aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda : Sesungguhnya manusia yang pertama kali dihukum oleh Allah pada hari kiamat, adalah seorang yang mati syahid. Maka didatangkan orang yang syahid itu, dan Allah mengenalkan nikmatnya dan orang yang "Syahid" pun mengenali ni'matnya. Allah berkata :"Apa yang kamu lakukan dengan nikmat itu? dia berkata : "aku berperang di jalanMu sehingga aku mati syahid" Allah berkata :"kamu telah bohong, akan tetapi kamu berperang supaya kamu dikatakan sebagai seorang pemberani. dan kamu telah disebut demikian. kemudian Allah memberikan perintah untuknya, maka ia diseret di atas wajahnya dan dilemparkan ke neraka.Dan seseorang yang mempelajari ilmu dan mengajarkannya, dan seseorang yang membaca al-qur'an. Maka didatangkan orang itu, dan Allah mengenalkan nikmatnya dan diapun mengenali ni'matnya, Allah berkata : "Apa yang kamu lakukan dengan nikmatmu itu?" orang itu berkata :"aku mempelajari ilmu dan mengajarkannya dan aku membaca al-qur'an itu semua kulakukan demiMu, Allah berkata :"kamu telah bohong!, akan tetapi kamu mempelajari ilmu agar orang2 mengatakan bahwa kamu orang yang berilmu dan kamu membaca al-qur'an supaya orang-orang mengatakan bahwa kamu seorang "qaari" dan kamu telah disebut demikian". Kemudian Allah memberikan perintah untuknya, maka ia diseret di atas wajahnya dan dilemparkan ke neraka.Yang ketiga, seseorang yang dilimpahi Allah harta yang banyak dan dia meng-infak-an semua hartanya itu, Maka didatangkan orang itu, dan Allah mengenalkan nikmatnya dan orang itu pun mengenali ni'matnya, Allah berkata : "Apa yang kamu lakukan dengan nikmatmu itu?" dia berkata :"Tidaklah aku meninggalkan satu jalan yang kamu cintai untuk mengnginfakan harta kecuali aku berinfak pada jalan itu hanya karenaMu. Allah berkata :" kamu telah bohong!, akan tetapi kamu melakukan itu supaya kamu dikatakan sebagai seorang dermawan, dan kamu telah disebut demikian. kemudian Allah memberikan perintah untuknya, maka ia diseret di atas wajahnya dan dilemparkan ke neraka.(HR. Muslim)

0 comments: